5 MASJID TUJUAN WISATAWAN DI YOGYAKARTA

1.MASJID NURUMI

Masjid ini terletak di Jalan Solo Km 15, Candisari, Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Terletak di di pinggir jalan raya, masjid ini tampak mencolok berkat kubah-kubah berwarna-warni dan bergaya arsitektur khas Rusia. Masjid ini biasa disebut sebagai ‘Kremlin’,masjid ini juga memiliki warna yang seperti permen,maka terkadang ada yang mengira masjid ini sebagai toko kue,sangat menarik yaa.

2.MASJID UNIVERSITAS GAJAH MADA(UGM)

Masjid yang terletak di daerah komplek UGM ini dibangun dengan sangat megah,masjid yang memiliki dua lantai dengan taman yang sangat luas serta air mancur dan kolam ikan yang menambah kemegahan masjid ini,selain dapat menampung puluhan bahkan ratusan jemaat,masjid ini juga memiliki fasilitas yang lengkap diantaranya toilet yang memadai,atm,tempat duduk,dan banyak penjual buku islam disana.

3.MASJID GEDHE KAUMAN

Masjid yang sangat kental dengan nuansa budaya jawa nya ini terletak di JL.Plataran Kauman Jogja,masjid dengan tiga mustoko ini memiliki serambi,kolam serta gapura yang cantik,masjid ini juga berfungsi sebagai tempat gamelan,letaknya tepat berada di halaman depan masjid.

4.MASJID GEDHE MATARAM KOTAGEDE

Menjelajah Kotagede belum lengkap jika belum mengunjungi Masjid Gedhe Mataram Kotagede. Masjid ini merupakan masjid tertua di Yogyakarta yang dibangun oleh Sultan Agung pada tahun 1640 M. Pembangunan masjid dilakukan secara bergotong royong dengan masyarakat sekitar yang umumnya masih memeluk agama Hindu dan Budha. Masjid Gedhe Mataram sendiri berada di komplek pemakaman raja-raja Mataram yang beralamatkan di Dusun Sayangan RT 04 Jagalan, Kecamatan Baguntapan, Kabupaten Bantul.Di bagian depan komplek masjid, ada sebuah prasasti berbentuk bujur sangkar yang diatasnya terdapat lambang Kasunan Surakarta yang menyebutkan bahwa pembangunan masjid dilakukan dua tahap. Tahap pertama dilakukan pada masa Sultan Agung. Pada tahap ini dilakukan pembangunan inti masjid berukuran kecil yang disebut Langgar. Tahap kedua dilaksanakan oleh Raja Kasunan Surakarta, Paku Buwono X. Perbedaan bangunan yang didirikan oleh Sultan Agung dan Paku Buwono X adalah pada bagian tiang. Tiang masjid yang dibangun oleh Sultan Agung berasal dari kayu, sedangkan Paku Bowono X memakai besi sebagai tiang masjid.Menuju Masjid Gedhe Mataram Kotagede bisa dari jalan sebelah barat pasar, setelah itu lurus megikuti jalan Watu Gilang ke arah selatan sampai menemukan sebuah papan nama Masjid Agung Kotagede dan makam Raja Mataram Kotagede.

5.MASJID SOKO TUNGGAL

Dinamai Masjid Soko Tunggal karena masjid ini memiliki satu pillar saja atau satu soko,di masjid ini anda akan disuguhi  dengan 4batang saka bentung dan 1 saka guru yang terletak di ruangan masjid,anda juga akan melihat banyak ukiran indah di masjid ini.

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *