Nah, setelah kita memahami sifat obat tersebut, Lalu bagaimana cara minum obat ketika sedang berpuasa di bulan ramadhan, berikut caranya:

Cara minum obat 1 kali sehari sebelum makan: Minumlah obat tersebut ketika berbuka atau sahur, yakni setelah minum pembuka puasa atau setengah jam sebelum makan berat atau bisa juga setengah jam sebelum sahur, yang terpenting waktunya sama setiap harinya (per 24 jam).

Cara minum obat 1 kali sehari setelah makan: Boleh diminum setelah berbuka puasa atau saat sahur, yang terpenting waktunya sama setiap harinya (per 24 jam).

Cara minum obat 2 kali sehari setelah makan: Boleh diminum setelah makan berbuka puasa dan setelah makan sahur.

Cara minum obat 2 kali sehari sebelum makan: Minumlah obat tersebut ketika berbuka puasa dan sahur, yakni setelah minum pembuka puasa atau setengah jam sebelum makan berat dan obat berikutnya diminum setengah jam sebelum sahur.

Cara minum obat 3 kali sehari: Jika obat tersebut bersifat simptomatis yakni untuk menghilangkan gejala seperti sakit kepala, demam, atau nyeri maka Minumlah obat tersebut 2 kali saja yakni setelah makan berbuka puasa, dan setelah makan sahur. Namun, jika obat tersebut bersifat kausatif seperti antibiotik, sebaiknya anda minta kepada dokter agar diganti dengan antibiotik yang dapat diminum 2 kali sehari.

Obat-obatan Khusus

Obat diabetes atau kencing manis. Obat kencing manis harus diminum setiap hari, tak terkecuali saat berpuasa. Biasanya pasien diresepkan obat yang diminum saat sarapann pagi contoh glibenklamid, pada saat berpuasa minumlah glibenklamid atau yang sejenisnya saat berbuka puasa.

Hindari penggunaan obat-obat antidiabetes pada saat makan sahur agar tidak terjadi keadaan hipoglikemia pada saat berpuasa di siang harinya.

Obat Darah Tinggi Sama halnya dengan Obat kencing manis, obat darah tinggi juga harus diminum setiap hari, tak terkecuali saat berpuasa. Jika dokter meresepkan 1 kali sehari disarankan agar obat diminum saat makan sahur agar dapat mengontrol tekanan darah selama beraktivitas di siang hari. Hal ini didasarkan pada penelitian yang menunjukkan bahwa tekanan darah mencapai angka paling tinggi pada pukul 09 – 11 pagi dan paling rendah pada malam hari setelah tidur. Jadi obat darah tinggi jangan diminum setelah berbuka puasa atau sebelum tidur.

Obat Maag Jika obat yang diresepkan sekali sehari, misalnya omeprazol atau lansoprazol, sebaiknya diminum pada malam hari sebelum tidur. Sedangkan obat maag yang diminum dua kali sehari, seperti ranitidin atau famotidin, maka hendaknya diminum saat malam hari sebelum tidur dan pada waktu makan sahur. Hal ini disebabkan asam lambung mencapai kadar paling tinggi pada saat dini hari, sehingga sebaiknya diminum malam hari untuk mencegah kenaikan asam lambung berlebihan.

Obat penurun kolesterol Sebaiknya minumlah Obat penurun kolesterol pada pukul 7-9 malam, mengingat metabolisme kolesterol paling giat pada malam hari.

Perlu diperhatikan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda  untuk obat-obatan tertentu yang mungkin belum tercakup dalam tulisan di atas.

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *